Rabu, 11 Januari 2012

KOMUNIKASI TERAPEUTIK


Pengertian Komunikasi Terapeutik

Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien.
Komunikasi terapeutik termasuk komunikasi interpersonal dengan titik tolak saling memberikan pengertian antar perawat dengan pasien. Persoalan mendasar dan komunikasi in adalah adanya saling membutuhan antara perawat dan pasien, sehingga dapat dikategorikan ke dalam komunikasi pribadi di antara perawat dan pasien, perawat membantu dan pasien menerima bantuan.
Komunikasi terapeutik bukan pekerjaan yang bisa dikesampingkan, namun harus direncanakan, disengaja, dan merupakan tindakan profesional. Akan tetapi, jangan sampai karena terlalu asyik bekerja, kemudian melupakan pasien sebagai manusia dengan beragam latar belakang dan masalahnya.

Manfaat Komunikasi Terapeutik
Manfaat komunikasi terapeutik adalah untuk mendorong dan menganjurkan kerja sama antara perawat dan pasien melalui hubungan perawat dan pasien. Mengidentifikasi. mengungkap perasaan dan mengkaji masalah dan evaluasi tindakan yang dilakukan oleh perawat.

Tujuan Komunikasi Terapeutik.
Membantu pasien untuk memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil tindakan yang efektif untuk pasien, membantu mempengaruhi orang lain, lingkungan fisik dan diri sendiri. Kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan perawat-klien, Bila perawat tidak memperhatikan hal ini, hubungan perawat-klien tersebut bukanlah hubungan yang memberikan dampak terapeutik yang mempercepat kesembuhan klien, tetapi hubungan sosial biasa.

Jenis Komunikasi Terapeutik

Komunikasi merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan dunia sekitarnya.
Menurut Potter dan Perry (1993) dalam Purba (2003), komunikasi terjadi pada tiga tingkatan yaitu intrapersonal, interpersonal dan publik.Menurut Potter dan Perry (1993), Swansburg (1990), Szilagyi (1984), dan Tappen (1995) dalam Purba (2003) ada tiga jenis komunikasi yaitu verbal, tertulis dan non-verbal yang dimanifestasikan secara terapeutik.

1. Komunikasi Verbal


Jenis komunikasi yang paling lazim digunakan dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah pertukaran informasi secara verbal terutama pembicaraan dengan tatap muka. Komunikasi verbal biasanya lebih akurat dan tepat waktu. Kata-kata adalah alat atau simbol yang dipakai untuk mengekspresikan ide atau perasaan, membangkitkan respon emosional, atau menguraikan obyek, observasi dan ingatan. Sering juga untuk menyampaikan arti yang tersembunyi, dan menguji minat seseorang.

Keuntungan komunikasi verbal dalam tatap muka yaitumemungkinkan tiap individu untuk berespon secara langsung. Komunikasi Verbal yang efektif harus:
1) Jelas dan ringkas Komunikasi yang efektif harus sederhana, pendek dan langsung. Makin sedikit   kata-kata yang digunakan makin kecil keniungkinan teijadinya kerancuan. Kejelasan dapat dicapai dengan berbicara secara lambat dan mengucapkannya dengan jelas. Penggunaan contoh bisa membuat penjelasan lebih mudah untuk dipahami. Ulang bagian yang penting dari pesan yang disampaikan. Penerimaan pesan perlu mengetahui apa, mengapa, bagaimana, kapan, siapa dan dimana. Ringkas, dengan menggunakan kata-kata yang mengekspresikan ide secara sederhana.
2) Perbendaharaan Kata (Mudah dipahami) Komunikasi tidak akan berhasil, jika pengirim pesan tidak mampu menerjemahkan kata dan ucapan. Banyak istilah teknis yang digunakan dalam keperawatan dan kedokteran, dan jika ini digunakan oleh perawat, klien dapat menjadi bingung dan tidak mampu mengikuti petunjuk atau mempelajari informasi penting. Ucapkan pesan dengan istilah yang dimengerti klien. Daripada mengatakan “Duduk, sementara saya akan mengauskultasi paru paru anda” akan lebih baik jika dikatakan “Duduklah sementara saya mendengarkan paru-paru anda”.
3) Arti denotatif dan konotatif Arti denotatif memberikan pengertian yang sama terhadap kata yang digunakan, sedangkan arti konotatif merupakan pikiran, perasaan atau ide yang terdapat dalam suatu kata. Kata serius dipahami klien sebagai suatu kondisi mendekati kematian, tetapi perawat akan menggunakan kata kritis untuk menjelaskan keadaan yang mendekati kematian. Ketika berkomunikasi dengan keperawat harus hati-hati memilih kata-kata sehingga tidak mudah untuk disalah tafsirkan, terutama sangat penting ketika menjelaskan tujuan terapi, terapi dan kondisi klien. 4) Selaan dan kesempatan berbicara Kecepatan dan tempo bicara yang tepat turut menentukan keberhasilan komunikasi verbal. Selaan yang lama dan pengalihan yang cepat pada pokok pembicaraan lain mungkin akan menimbulkan kesan bahwa perawat sedang menyembunyikan sesuatu terhadap klien. Perawat sebaiknya tidak berbicara dengan cepat sehingga kata-kata tidak jelas. Selaan perlu digunakan untuk menekankan pada hal tertentu, memberi waktu kepada pendengar untuk mendengarkan dan memahami arti kata. Selaan yang tepat dapat dilakukan dengan memikirkan apa yang akan dikatakan sebelum mengucapkannya, menyimak isyarat nonverbal dari pendengar yang mungkin menunjukkan. Perawat juga bisa menanyakan kepada pendengar apakah ia berbicara terlalu lambat atau terlalu cepat dan perlu untuk diulang.
5) Waktu dan Relevansi Waktu yang tepat sangat penting untuk menangkap pesan. Bila klien sedang menangis kesakitan, tidak waktunya untuk menjelaskan resiko operasi. Kendatipun pesan diucapkan secara jelas dan singkat, tetapi waktu tidak tepat dapat menghalangi penerimaan pesan secara akurat. Oleh karena itu, perawat harus peka terhadap ketepatan waktu untuk berkomunikasi. Begitu pula komunikasi verbal akan lebih bermakna jika pesan yang disampaikan berkaitan dengan minat dan kebutuhan klien.
6) Humor Dugan (1989) dalam Purba (2003) mengatakan bahwa tertawa membantu pengurangi ketegangan dan rasa sakit yang disebabkan oleh stres, dan meningkatkan keberhasilan perawat dalam memberikan dukungan emosional terhadap klien. Sullivan dan Deane (1988) dalam Purba (2006) melaporkan bahwa humor merangsang produksi catecholamines dan hormon yang menimbulkan perasaan sehat, meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit, mengurangi ansietas, memfasilitasi relaksasi pernapasan dan menggunakan humor untuk menutupi rasa takut dan tidak enak atau menutupi ketidak mampuannya untuk berkomunikasi dengan klien.

2. Komunikasi Tertulis

Komunikasi tertulis merupakan salah satu bentuk komunikasi yang sering digunakan dalam bisnis, seperti komunikasi melalui surat menyurat, pembuatan memo, laporan, iklan di surat kabar dan lain- lain.

Prinsip-prinsip komunikasi tertulis terdiri dari :
1) Lengkap
2) Ringkas
3) Pertimbangan
4) Konkrit
5) Jelas
6) Sopan
7) Benar

Fungsi komunikasi tertulis adalah:
  1.  Sebagai tanda bukti tertulis yang otentik, misalnya; persetujuan operasi. 
  2.  Alat pengingat/berpikir bilamana diperlukan, misalnya surat yang telah diarsipkan. 
  3. Dokumentasi historis, misalnya surat dalam arsip lama yang digali kembali untuk mengetahui perkembangan masa lampau.
  4. Jaminan keamanan, umpamanya surat keterangan jalan.
  5. Pedoman atau dasar bertindak, misalnya surat keputusan, surat perintah, surat pengangkatan.

Keuntungan Komunikasi tertulis adalah:
1) Adanya dokumen tertulis
2) Sebagai bukti penerimaan dan pengiriman
3) Dapat meyampaikan ide yang rumit
4) Memberikan analisa, evaluasi dan ringkasan
5) menyebarkan informasi kepada khalayak ramai
6) Dapat menegaskan, menafsirkan dan menjelaskan komunikasi lisan.
7) Membentuk dasar kontrak atau perjanjian
8) Untuk penelitian dan bukti di pengadilan

Kerugian Komunikasi tertulis adalah:
1) Memakan waktu lama untuk membuatnya
2) Memakan biaya yang mahal
3) Komunikasi tertulis cenderung lebih formal
4) Dapat menimbulkan masalah karena salah penafsiran
5) Susah untuk mendapatkan umpan balik segera
6) Bentuk dan isi surat tidak dapat di ubah bila telah dikirimkan
7) Bila penulisan kurang baik maka akan membingungkan Si pembaca.

3. Komunikasi Non Verbal


Komunikasi non-verbal adalah pemindahan pesan tanpa menggunakan kata-kata. Merupakan cara yang paling meyakinkan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Perawat perlu menyadari pesan verbal dan non-verbal yang disampaikan klien mulai dan saat pengkajian sampai evaluasi asuhan keperawatan, karena isyarat non verbal menambah arti terhadap pesan verbal. Perawat yang mendektesi suatu kondisi dan menentukan kebutuhan asuhan keperawatan.

Morris (1977) dalam Liliweni (2004) membagi pesan non verbal sebagai berikut:
1) Kinesik Kinesik adalah pesan non verbal yang diimplementasikan dalam bentuk bahasa isyarat tubuh atau anggota tubuh. Perhatikan bahwa dalam pengalihan informasi mengenai kesehatan, para penyuluh tidak saja menggunakan kata-kata secara verbal tetapi juga memperkuat pesan-pesan itu dengan bahasa isyarat untuk mengatakan suatu penyakit yang berbahaya, obat yang mujarab, cara memakai kondom, cara mengaduk obat, dan lain-lain.
2) Proksemik Proksemik yaitn bahasa non verbal yang ditunjukkan oleh “ruang” dan “jarak” antara individu dengan orang lain waktu berkomunikasi atau antara individu dengan objek.
3) Haptik Haptik seringkali disebut zero proxemics, artinya tidak ada lagi jarak di antara dua orang waktu berkomunikasi. Atas dasar itu maka ada ahli kumunikasi non verbal yang mengatakan haptik itu sama dengan menepuk-nepuk, meraba-raba, memegang, mengelus dan mencubit. Haptik mengkomunikasikan relasi anda dengan seseorang.
4) Paralinguistik Paralinguistik meliputi setiap penggunaan suara sehingga dia bermanfaat kalau kita hendak menginterprestasikan simbol verbal. Sebagai contoh, orang-orang Muang Thai merupakan orang yang rendah hati, mirip dengan orang jawa yang tidak mengungkapkan kemarahan dengan suara yang keras. Mengeritik orang lain biasanya tidak diungkapkan secara langsung tetapi dengan anekdot. Ini berbeda dengan orang Batak dan Timor yang mengungkapkan segala sesuatu dengan suara keras.
5) Artifak Kita memehami artifak dalam komunikasi komunikasi non verbal dengan pelbagai benda material disekitar kita, lalu bagaimana cara benda-benda itu digunakan untuk menampilkan pesan tatkala dipergunakan. Sepeda motor, mobil, kulkas, pakaian, televisi, komputer mungkin sekedar benda. Namun dalam situasi sosial tertentu benda-benda itu memberikan pesan kepada orang lain. Kita dapat menduga status sosial seseorang dan pakaian atau mobil yang mereka gunakan. Makin mahal mobil yang mereka pakai, maka makin tinggi status sosial orang itu.
6) Logo dan Warna Kreasi pan perancang untuk menciptakan logo dalam penyuluhan merupaka karya komunikasi bisnis, namun model keija m dapat ditirn dalam komunikasi kesehatan. Biasanya logo dirancang untuk dijadikan simbol da suatu karaya organisasi atau produk da suatu organisasi, terutama bagi organisasi swasta. Bentuk logo umumnya berukuran kecil dengan pilihan bentuk, warna dan huruf yang mengandung visi dan misi organisasi.
7) Tampilan Fisik Tubuh Acapkali anda mempunyai kesan tertentu terhadap tampilan fisik tubuh dari lawan bicara anda. Kita sering menilai seseorang mulai dari warna kulitnya, tipe tubuh (atletis, kurus, ceking, bungkuk, gemuk, gendut, dan lain-lain). Tipe tubuh itu merupakan cap atau warna yang kita berikan kepada orang itu. Salah satu keutamaan pesan atau informasi kesehatan adalah persuasif, artinya bagaimana kita merancang pesan sedemikian rupa sehingga mampu mempengaruhi orang lain agar mereka dapat mengetahui informasi, menikmati informasi, memutuskan untuk membeli atau menolak produk bisnis yang disebarluaskan oleh sumber informasi. (Liliweri, 2007:108).

Karakteristik Komunikasi Terapeutik Ada tiga hal mendasar yang memberi ciri-ciri komunikasi terapeutik yaitu sebagai berikut: (Arwani, 2003 : 54).
1. Ikhlas (Genuiness)
Semua perasaan negatif yang dimiliki oleh pasien barus bisa diterima dan pendekatan individu dengan verbal maupun non verbal akan memberikan bantuan kepada pasien untuk mengkomunikasikan kondisinya secara tepat.
2. Empati (Empathy)
Merupakan sikap jujur dalam menerima kondisi pasien. Obyektif dalam memberikan penilaian terhadap kondisi pasien dan tidak berlebihan.
3. Hangat (Warmth)
Kehangatan dan sikap permisif yang diberikan diharapkan pasien dapat memberikan dan mewujudkan ide-idenya tanpa rasa takut, sehingga pasien bisa mengekspresikan perasaannya lebih mendalam.

Fase – fase dalam komunikasi terapeutik
1. Orientasi (Orientation)
Pada fase ini hubungan yang terjadi masih dangkal dan komunikasi yang terjadi bersifat penggalian informasi antara perawat dan pasien. Fase ini dicirikan oleh lima kegiatan pokok yaitu testing, building trust, identification of problems and goals, clarification of roles dan contract formation.
2. Kerja (Working)
Pada fase ini perawat dituntut untuk bekerja keras untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan pada fase orientasi. Bekerja sama dengan pasien untuk berdiskusi tentang masalah-masalah yang merintangi pencapaian tujuan. Fase ini terdiri dari dua kegiatan pokok yaitu menyatukan proses komunikasi dengan tindakan perawatan dan membangun suasana yang mendukung untuk proses perubahan.
3. Penyelesaian (Termination)
Paa fase ini perawat mendorong pasien untuk memberikan penilaian atas tujuan telah dicapai, agar tujuan yang tercapai adalah kondisi yang saling menguntungkan dan memuaskan. Kegiatan pada fase ini adalah penilaian pencapaian tujuan dan perpisahan (Arwani, 2003 61).

 Faktor-faktor yang menghambat komunikasi terapeutik adalah (Indrawati, 2003 : 21):
1. Perkembangan.
2. Persepsi.
3. Nilai.
4. Latar belakang sosial budaya.
5. Emosi.
6. Jenis Kelamin.
7. Pengetahuan.
8. Peran dan hubungan.
9. Lingkungan.
10. Jarak.
11. CitraDiri.
12. Kondisi Fisik.

Kamis, 29 Desember 2011

Cara menjadi seorang Hacker

Cara menjadi seorang Hacker



Apakah Hacker itu ya?
Hacker Adalah Jargon File yang berisikan penjelasan istilah hacker yang terkait erat dengan keahlian teknis dan senang memecahkan masalah serta melampaui batasan yang ada. Jika anda ingin tahu cara menjadi seorang hacker, hanya ada dua hal yang benar-benar relevan.Ada sebuah komunitas, budaya saling berbagi informasi, dari kaum programmer ahli dan pakar jaringan yang melalui sejarah saat pertama kali minicomputer diciptakan dan awal mula eksperimen ARPAnet. Para anggota budaya ini asal sebenarnya istilah ’hacker’. Hacker yang membangun internet, hacker menciptakan sistem operasi UNIX hingga hari ini. Hacker pula yang menjadikan World Wide Web bekerja. Jika anda merupakan bagian dari budaya ini, jika anda berkontribusi didalamnya dan mereka mengenal anda serta menyebut anda seorang hacker, maka anda memang benar seorang hacker.Pola pikir hacker tidak terbatas pada budaha software-hacker. Ada beberapa orang yang menerapkan sikap hacker tersebut pada hal lainnya, seperti elektronik atau musik – sebenarnya, disini anda dapat menemukan tingkat tertinggi dari ilmu pengetahuan atau seni. Sedangkan software hacker mengenal semangat juang ini dimanapun mereka berada dan menyebut diri mereka “hacker” juga – dan beberapa klaim bahwa dunia hacker tidak terbatas pada dimana mereka bekerja. Namun dalam dokumen ini kita hanya berfokus pada keahlian dan sikap para software hacker, dan tradisi saling berbagi yang mengawali istilah ‘hacker’.Adapula kelompok lain yang menyebut diri mereka hacker, namun sebenarnya tidak. Orang-orang ini (terutama dikalangan remaja) lyang melakukan kerusakan komputer dan membobol sistem telepon. Para hacker yang sejati menyebut mereka sebagai ‘cra cker’ dan tidak ada kaitannya dengan mereka. Hacker sejati menganggap cra cker adalah pemalas, tidak bertanggung jawab dan pandai, dan kemampuan yang mereka miliki hanya untuk membobol sistem keamanan tidak lantas menjadi mereka hacker sebagaimana halnya jika anda mampu menjalankan mobil juga tidak lantas menjadikan anda seorang insinyur otomotif. Sayangnya, banyak sekali para jurnalis dan penulis yang salah dalam menggunakan kata ‘hacker’ untuk menggambarkan cra cker; hal ini menodai citra hacker sejati.


Perbedaan dasar antar hacker dan cra cker: hacker membangun sesuatu, cra ckerlah yang merusaknya.
Jika anda ingin menjadi seorang hacker, banyaklah membaca. Jika anda ingin menjadi seorang hacker, bacalah alt.2600 newsgroup dan bersiap-siaplah untuk melakukan 5 dari 10 perbuatan tercela setelah menyadari bahwa anda tidaklah secerdas yang anda kira. Dan itulah mengapa saya menggolongkan anda sebagai cra cker.


Sikap Menjadi Hacker
 Hacker memecahkan masalah dan membangun sesuatu, dan mereka meyakini kebebasan dan saling membantu satu sama lainnya dengan sukarela. Untuk diterima sebagai seorang hacker, anda harus berperilakuk seolah-olah hal itu merupakan sikap anda sendiri. Dan untuk berperilaku seakan-akan anda memiliki sikap tersebut, terlebih dahulu anda harus meyakini kebenaran sikap tersebut.Tapi jika anda mengira menerapkan sikap hacker merupakan suatu cara untuk diterima dalam budaya hacker tersebut, anda salah besar. Menjadi orang yang memiliki sikap hacker sangatlah penting bagi anda – untuk membantu anda belajar dan terus termotivasi. Sebagaimana halnya seni penciptaan, cara paling efektif untuk menjadi seorang master adalah berpikir dan bertindak bahwa anda benar-benar seorang master – tidak hanya secara intelektual namun juga secara emosional.Jadi, jika anda ingin menjadi seorang hacker, teruslah mengulang-ulang hal tersebut hingga anda benar-benar menjadi salah satu diantara mereka.

1. Dunia yang penuh pesona masalah telah menunggu untuk diatasi.
Menjadi seorang hacker sangatlah menyenangkan, namun jenis kesenangan yang diperoleh membutuhkan banyak usaha. Usaha yang memerlukan motivasi. Kesuksesan seorang atlet memerlukan motivasi akan bentuk fisik yang bagus, yang mendorong mereka mengatasi keterbatasan fisik mereka.Sama halnya, untuk menjadi seorang hacker anda perlu keterampilan dasar dalam memecahkan masalah, mempertajam kemampuan dan melatih kecerdasan anda tanpa henti.Jika anda jenis orang yang seperti itu secara alami, anda perlu memiliki tujuan untuk menjadi seorang hacker. Dengan kata lain anda memerlukan semangat hacking yang tidak dirusak dengan mengumbar nafsu seks, uang dan cemoohan masyarakat.(anda juga harus mengembangkan ketekunan dalam belajar – mempercaya bahwa meskipun anda tidak mengetahui semua yang anda perlukan dalam memecahkan masalah, jika anda hanya mampu mengungkap sebagian dan belajar dari hal itu, anda telah cukup belajar mengatasi masalah dibagian berikutnya – dan seterusnya, hingga anda benar-benar berhasil.)

2. Tak seorangpun harus mengatasi masalah dua kali
Pemikiran kreatif sangatlah berharga, sumber dayanya terbatas. Tidak seharusnya mereka memboroskan waktu dengan masalah yang sama berulang-ulang disaat berbagai masalah baru telah menunggu diluar sana.Untuk berperilaku seperti seorang hacker, anda harus yakin bahwa waktu berpkir hacker lain sangatlah jitu – jadi nyaris merupakan tugas moral bagi anda untuk berbagi informasi, memecahkan masalah dan memberikan solusi lebih jauh agar hacker lainnya dapat mengatasi masalah yang baru ketimbang menghabiskan waktu pada masalah yang sama berulang-ulang.(Anda tidak perlu percaya bahwa anda harus memberikan seluruh produk kreatif anda, meski para hacker ada pula yang melakukannya untuk memperoleh respek dari hacker lainnya. Konsistensi nilai-nilai hacker untuk menjual produknya hanyalah sekedar untuk makan dan biaya sewa komputer. Konsistensi dalam menggunakan keahlian hacking anda untuk mendukung keluarga atau memperoleh kekayaan, tidak apa-apa sepanjang anda tidak lupa bahwa anda adalah seorang hacker.)

3. Bosan dan kejenuhan adalah musuh utama.
Hakcer (dan orang-orang kreatif pada umumnya), semestinya tidak pernah menjadi bosan atau jenuh terhadap pekerjaan rutin, karena saat hal ini terjadi maksdunya mereka tidak melakukan apa yang mereka mampu lakukan – memecahkan masalah baru. Hal ini hanya akan menyakit perasaan setiap orang. Oleh karena itu bosan dan kejenuhan bukan hanya tidak diinginkan melainkan juga musuh utama.Untuk berperilakuk sebagai seorang hacker, anda harus percaya hal ini cukup untuk berada sejauh mungkin dari kebosanan, tidak hanya untuk diri anda sendiri namun juga bagi orang lain (khususnya hacker lainnya).(Terdapat beberapa pengecualian untuk hal ini. Para hacker terkadang melakukan sesuatu yang tampaknya berulang-ulang atau membosankan untuk memperhatikan dan melatih kejernihan pikirannya, bertujuan untuk mempertajam kemampuan atau mendapatkan beberapa pengalaman tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Namun dengan pilihan ini – tak seorang pun bisa memperkirakan kapan mereka terperosok dalam kejenuhan.)

4. Kebebasan adalah hal yang baik.
Hacker pada dasarnya anti-penguasa. Setiap orang yang mencekoki anda denga pemikiran ala penguasa, pada umumnya memiliki beberapa alasan tertentu untuk melakukannya pula. Jadi sikap sok berkuasa harus dilawan dimanapun anda berada, untuk mengurangi jeratan yang melilit anda dan para hacker lainnya.(Hal ini tidak berarti melawan seluruh penguasa. Anak-anak perlu dididik dan kejahatan harus dicegah. Seorang hacker bisa menerima beberapa jenis kekuasaan yang bertujuan sama dengan yang dia inginkan daripada menghabiskan waktunya dengan menuruti tujuan lainnya. Namun adakalanya perlu dilakukan tawar-menawar, jenis penyerahan diri pada kekuasaan tidak akan pernah mereka berikan.)Para penguasa identik dengan penyensoran dan kerahasiaan. Mereka tidak pernah mempercayai ketulusan kerja sama dan berbagi informasi – mereka hanya menyukai ‘kerja sama’ yang dapat mereka kendalikan. Jadi untuk berperilaku sebagai seorang hacker, anda harus mengembangkan suatu kebencian terhadap penyensoran, kerahasiaan, dan penggunaan kekerasan atau tipu daya guna menghindari tanggung jawab. Dan anda harus bersedia bertindak berdasarkan keyakinan tersebut.

5. Sikap tidak menggantikan keahlian.
Untuk menjadi seorang hacker, anda harus mengembangkan beberapa sikap ini. Tapi membatasi diri pada sebuah sikap tunggal tidak akan menjadikan anda seorang hacker, atau apapun yang menjadikan anda sebagai seorang atlet juara atau bintang tenar. Menjadi seorang ahcker memerlukan kecerdasan, latihan, dedikasi dan kerja keras.Oleh karena itu, anda harus belajar mempercayai sikap dan menghormati keahlian setiap orang. Kaum hacker tidak akan membiarkan pecundang membuang-buang waktu mereka, namun mereka menghormati keahlian – terutama keahlian hacking, keahlian apapun adalah baik. Keahlian membutuhkan keterampilan yang hanya beberapa master yang mampu, dan keahlian membutuhkan kecakapan yang terkait dengan sikap mental dan penjiwaan yang terbaik.Jika anda menyukai keahlian, anda akan suka mengembangkan diri anda sendiri – kerja keras dan dedikasi menjadi suatu permainan yang menarik daripada membosankan. Dan itu merupakan hal terpenting guna menjadi seorang hacker.



Keahlian Dasar Hacking
Sikap hacker sangatlah penting, tetapi keahlian jauh lebih penting. Sikap tidak untuk mengganti keahlian, ada beberapa tolok ukur keterampilan dasar tertentu yang harus anda miliki sebelum anda bermimpi menjadi seorang hacker.Tolok ukur ini senantiasa berubah seiring dengan perkembangan teknologi yang membutuhkan keterampilan baru yang membuat usang keterampilan lam. Sebagai contoh, dulu pemrograman bahasa mesin sangat diperlukan tanpa perlu mempelajar sesuatu yang berhubungan dengan HTML. Namun di kahir 1996 sangatlah penting untuk menyertakan keahlian dalam bidang berikut ini:

1. Belajar cara memprogram.
Tentu saja, ini merupakan keahlian dasar hacking. Tahun 1997 anda harus mutlak menguasai bahasa C (bukan hanya sekedar coba-coba belajar). Anda bukanlah seorang hacker atau programmer jika anda hanya mengetahui satu bahasa – anda perlu belajar cara berpikir mengenai masalah pemrograman secara umum, tidak tergantung pada satu bahasa pemrograman saja. Untuk menjadi seorang hacker sejati, anda harus mendapatkan petunjuk dimana anda dapat mempelajari bahasa baru selama berhari-hari dengan menghubungkan petunjuk terhadap apa yang telah anda ketahui. Maksudnya anda harus mempelajari beberapa bahasa pemrograman yang berbeda.Disamping C, anda harus mempelakari LISP dan Perl (kalau perlu Java). Disamping pentingnya bahasa pemrograman, yang setiap bahasa tersebut memiliki pendekatan berbeda, dan memberikan anda pelajaran yang sangat berharga.Saya tidak dapat memberikan petunjuk lengkap cara belajar pemrograman itu disini – membutuhkan keahlian yang kompleks. Namun saya bisa memberitahukan anda bahwa buku dan kursus tidak akan melakukan segalanya (mungkin kebanyakan karena pemikiran terbaik oleh para hacker). Apa yang perlu dilakukan adalah (a) membaca code dan (b) menulis code.Belajar memprogram seperti belajar bahasa menulis bahasa asli. Cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah membaca materi yang ditulis oleh para master dibidang masing-masing, menuliskan beberapa hal tentang diri anda, membaca lebih banyak, menulis lebih sedikit, membaca lebih banyak lagi, menulis lebih banyak… dan terus diulang-ulang hingga anda mulai menulis untuk mengembangkan dan mempertajam kemampuan sesuai dengan yang anda inginkan.Dahulu, menemukan code yang bagus untuk dibaca sangatlah sulit, karena beberapa program besar hanya menyediakan sumbernya untuk para calon hacker yang membaca dan bekerja dengannya. Kini semuanya telah berubah secara dramatis antara lain; software gratis, tool pemrograman gratis, dan sistem operasi gratis (semuanya menyediakan kode sumber, dan seluruhnya dibangun oleh kaum hacker) serta digunakan secara luas.

2. Memperoleh, mempelajari, dan menjalankan UNIX secara gratis.
Saya beranggapan anda telah memiliki personal computer atau dapat mengaksesnya ditempat lain. Langkah pertama yang terpenting bagi para newbie guna mendapatkan keahlian hacker adalah mendapatkan copy Linux atau salah satunya yakni free BSD-Unix, install pada komputer anda dan jalankan.Ya, ada beberapa sistem operasi lainnya selain Unix. Namun mereka terdistribusi dalam biner (terkompilasi) – anda tidak dapat membaca code tersebut, dan anda tidak dapat memodifikasinya. Mencoba belajar menghack melalui DOS atau Windows atau MacOS seperti sama halnya belajar menari dengan tubuh terikat.Selain Unix sebagai sistem operasi di Internet. Anda bisa saja belajar menggunakan Internet tanpa perlu mengenal Unix, tetapi anda tidak dapat menjadi seorang hacker internet tanpa memahaminya. Untuk alasan inilah, budaya hacker saat ini sangat berfokus pada Unix. (Hal ini tidaklah selalu benar, karena beberapa hacker generasi lama tidak menyukainya, namun simbiosis antara Unix dan Internet menjadi cukup kuat yang bahkan Microsoft tidak mampu menggoyahkannya.)Jadi, pelajarilah Unix – saya sendiri menyukai Linux namun ada cara lainnya. Mempelajarinya. Menjalankannya. Bekerja dengannya. Menghubungkannya ke internet. Membaca kode-nya. Dan memodifikasi kodenya. Anda akan mendapatkan alat pemrograman yang lebih baik (termasuk C, Lisp, dan Perl) ketimbang sistem operasi Microsoft yang anda impikan, anda memperoleh kesenangan, dan anda mendapatkan lebih banyak ilmu ketimbang anda merealisasikan yang telah anda pelajari hingga anda menoleh kebelakang sebagai seorang master hacker.Untuk mempelajari Unix, lihat The Loginataka.Untuk mempelajari Linux, lihat Where To Get Linux.

3. Belajar Cara Menggunakan World Wide Web dan Menulis HTML
Banyak hal dari budaya hacker yang membangun pekerjaan mereka diluar dari hal ini, membantu menjalankan pabrik, perkantoran dan universitas tanpa berpengaruh langsung pada kehidupan orang-orang awam. Web adalah satu pengecualian terbesar, mainan hacker yang berkilauan ini diakui telah mengubah dunia ketimbang politik. Untuk alasan tunggal inilah, anda harus belajar cara bekerja dengan Web.Hal ini tidak berarti mempelajari cara menggunakan browser (siapapun dapat melakukan hal itu), namun mempelajari cara menulis HTML, bahasanya Web. Jika anda tidak mengetahui cara memprogram, menulis HTML yang membantu anda belajar. Bangunlah sebuah website.Namun hanya memiliki sebuah website tidak lantas menjadikan anda cukup baik untuk menjadi hacker. Web merupakan himpunan home page. Anda memerlukan petunjuk tentang dunia HTML, lihat The HTML Hell Page).Agar berguna, halaman anda harus memiliki isi (content) – harus menarik dan/atau bermanfaat bagi hacker lainnya.



Status Budaya Hacker
Seperti kebanyakan budaya tanpa kemandirian ekonomi, hackerdom memiliki reputasi. Anda mencoba memecahkan masalah yang menarik, namun betapa menariknya mereka, dan apakah solusi anda benar-benar baik, adalah suatu hal yang memerlukan kemampuan teknis atau kepakaran yang diperlukan untuk menilai.Berdasarkan hal itu, saat anda melakukan permainan hacker, anda belajar menjaga skor utama anda melalui apa yang hacker lain pikirkan tentang keahlian anda (inilah mengapa anda tidak benar-benar menjadi seorang hacker hingga hacker lainnya secara konsisten menyebut anda sebagai hacker). Kenyataannya adalah image yang tidak jelas tentang hacking seperti pekerjaan mereka yang terkungkung; juga dengan larangan budaya hacker (sekarang berangsur-angsur memudar tapi masih berpotensi) terhadap pengakuan bahwa ego atau pengakuan dunia luar merupakan salah satu dari motivasi seseorang.Khususnya, hackerdom adalah apa yang para ahli antropologi sebagai budaya terikat. Anda mendapatkan status dan reputasi didalamnya dengan tidak dengan mendominasi orang lain, tidak mengandalkan kecantikan, tidak memiliki sesuatu yang orang lain inginkan, namun memberikan sesuatu yang lebih berharga. Khususnya, memberikan waktu anda, kreatifitas anda, dan hasil dari kemampuan anda.



Ada 5 hal mendasar yang bisa anda lakukan untuk dihormati oleh para hacker:

1. Menulis Software Gratis Anda.
Hal pertama (pada umumnya) adalah menulis program yang hacker lain anggap sangat menyenangkan dan bermanfaat, dan memberikan sumber program ke dunia hacker untuk digunakan.Hackerdom seperti kelompok manusia setengah dewa yang menulis sebagian besar, program hebat yang kita temui diseluruh dunia dan banyak digunakan oleh setiap orang.

2. Membantu Menguji dan Mendebug Software Gratis.
Mereka juga melayani orang-orang yang membuat dan mendebug software gratis. Dalam dunia yang tidak sempurna ini, kita tidak dapat menghindari sebagian besar waktu yang dihabiskan dalam pengembangan software adalah saat mendebug. Itulah mengapa penulis software gratis orang-orang berpikir untuk memberitahukan anda bahwa penguji beta yang baik (siapapun yang mengetahui cara menggambarkan gejalanya, dan bersedia menerapkan beberapa contoh rutin diagnosanya) merupakan hadiah paling berharga bagi mereka. Bahkan orang ini bisa membuat perbedaan antara fase mendebug yang memakan waktu lama, mimpi buruk yang menakutkan dan orang itu mau bersusah-payah demi sesuatu yang berguna.Jika anda seorang newbie, cobalah mencari sebuah program yang masih dikembangkan, bahwa anda tertarik dengannya dan menjadi seorang penguji beta yang baik. Itulah sifat alami untuk membantu menguji program membantu mendebug-nya guna membantu mereka memodifikasi. Banyak hal yang dapat anda pelajari dalam hal ini, dan memberikan anda karma yang baik pada orang-orang yang anda bantu di kemudian hari.

3. Publikasikan informasi yang berguna.
Hal baik lainnya adalah mengumpulkan dan menyaring informasi yang berguna dan menarik pada halaman web atau dokumentasi seperti FAQ (Frequently Asked Question) dan tersedia untuk umum.Pemelihara sebagaian besar FAQ teknis juga mendapatkan kehormatan yang sama dengan penulis software gratis.

4. Membantu menjaga kerja infrastruktur.
Budaya hacker (dan pengembangan mesin Internet dijalankan oleh para sukarelawan. Ada banyak kebutuhan namun kerja yang tidak glamour senantiasa dikerjakan – mengadministrasi mailing list, memoderasi newsgroup, memelihara situs arsip software yang besar, mengembangkan RFC dan standar teknis lainnya.Orang-orang yang melakukan hal ini layak mendapatkan kehormatan, karena setiap orang mengetahui pekerjaan ini memakan banyak waktu dan tenaga serta tidak banyak kesenangan yang didapat sebagaimana bermain-main dengan kode. Mereka telah menunjukkan dedikasinya.

5. Melayani budaya hacker itu sendiri.
Akhirnya, anda bisa melayani dan menyebarluaskan budaya itu sendiri (misalkan tentang cara terbaik untuk menjadi seorang hacker :-)).Ini bukanlah sesuatu yang harus anda lakukan telah anda menjadi terkenal dan melakukan 4 hal diatas.Budaya hacker tidak memiliki pemimpin, tepatnya, namun mereka memiliki pahlawan dan adat-istiadat turun menurun dan bahasa. Saat anda melakukan perjalanan yang cukup panjang, mungkin anda tumbuh disini. Waspadalah: para hacker tidak mempercayai egoisme dalam budaya mereka, jadi sejauh mata memandang, egoisme dikenal sangat berbahaya. Ketimbang berupaya untuk hal itu, anda harus menyadari urutan posisi anda sendiri dan menjadi teladan dan bersikap ramah mengenai status anda.



The Hacker/Nerd Connection
Berlawanan dengan mitos terkenal, anda tidak harus menjadi seorang nerd untuk menjadi seorang hacker. Hal itu memang membantu, bagaimanapun juga, dan sebagian hacker adalah nerd yang sebenarnya. Menjadi seorang terkucil dari masyarakat membantu anda tetap terkonsentrasi pada hal yang benar-benar penting, seperti berpikir dan hacking.Untuk alasan inilah, sebagian hacker mengadopsi label ‘nerd’ dan bahkan menggunakan istilah lebih keras, yakni ‘geek’ sebagai badge kebanggaan mereka – inilah suatu cara menyatakan independensi mereka dari anggapan masyarakat awam. Lihat The Geek Page untuk pembahasan lebih lanjut.Jika anda bisa mengatur konsentrasi yang layak pada hacking untuk menjadi lebih baik dan masih memiliki kehidupan, itu sangat baik. Sekarang lebih mudah daripada saat saya masih menjadi seorang newbie; adat budayanya jauh lebih bersahabat terhadap techno-nerd. Ada beberapa orang yang menyatakan bahwa para hacker merupakan calon pacar/suami/istri yang berkualitas tinggi. Untuk informasi lebih jauh tentang hal ini silakan lihat Girl's Guide to Geek Guys.Jika anda tertarik pada hacking karena anda tidak memiliki penghidupan, tidak masalah juga – setidaknya anda tidak memiliki kesulitan dalam konsentrasi. Mungkin anda akan mendapatkan jodoh, suatu hari nanti.

Titik Gaya
Sekali lagi, untuk menjadi seorang hacker, anda harus memiliki pola pikir seorang hacker. ada beberapa hal yang bisa anda lakukan saat anda tidak berada di depan komputer untuk membantu orang lain. Hal ini mungkin saja tidak berhubungan dengan hacking namun sebagian hacker melakukannya, dan merasa bahwa mereka memiliki ketertarikan di bidang yang sama.
Bacalah buku fiksi sains. Pergilah ke pertemuan fiksi sains (cara terbaik untuk berjumpa dengan hacker dan proto-hacker).* Study Zen, dan/atau mengambil seni beladiri. (disiplin jiwa sangatlah penting.)* Mengembangkan kemampuan bermain musik. Belajar mengapresiasikan jenis musik khusus. Belajar memainkan beberapa instrumen musik dengan baik, atau cara menyanyi.* Mengembangkan apresiasi anda dengan mengikuti kuis berhadiah.* Belajar menulis dalam bahasa asing dengan baik. (sejumlah hacker juga adalah seorang penulis buku.)Ada banyak hal yang harus anda lakukan, terutama adalah bahwa anda memiliki kapasitas sebagai seorang hacker. Mampu menggunakan kecakapan otak sebelah kiri dan kanannya adalah sangat penting (para hacker harus mampu berpikir secara logis dan bertindak tidak logis guna memecahkan masalah suatu waktu.)

Akhirnya, beberapa hal yang tidak boleh dilakukan.
* Jangan bertindak bodoh, membesar-besarkan user ID atau screen name.
* Jangan mengobarkan kebencian di Usenet (atau ditempat lainnya)
* Jangan menggelari diri anda sendiri sebagai ‘cyberpunk’, dan jangan membuang-buang waktu anda pada setiap orang.
* Jangan memposting atau menulis email yang dipenuhi kesalahan eja dan tata bahasa yang buruk.Jangan menjadikan diri anda atau orang lain sebagai bahan ejekan. Para hacker memiliki ingatan yang panjang – yang mengakibatkan anda perlu waktu bertahun-tahun agar anda bisa diterima.

Sabtu, 17 Desember 2011

VIDEO praktek suntik Intramuscular (im)

video

Cara Pemberian Injeksi

Macam pemberian injeksi :

  1. Intramuscular (im)
  2. Intradermal (id)
  3. Subcutaneus (sc)
  4. Intravenous (iv)
  5. Intra-arterial (ia)
  6. Intraperitoneal (ip)

Persiapan alat :

  • Kapas alkohol
  • Disposable syringe yang sesuai (1 cc, 3 cc, 5 cc, 10 cc)
  • Sarung tangan karet disposable

A. Injeksi Intramuscular :

  • Adalah memasukkan sejumlah zat/cairan ke dalam otot dengan jarum suntik.
  • Cairan yang digunakan biasanya dalam jumlah kecil, antara 0,5-10 cc.
  • Obat yang sering diinjeksikan cara im : metoclopramide, codein, suntikan KB, macam2 vaksin.
  • Lokasi untuk penyuntikan im :
    • Daerah glutea : penderita dipersilahkan berbaring
    • Daerah deltoid : penderita boleh berdiri atau duduk
    • Daerah paha : penderita boleh berbaring atau duduk.
  • Prosedur im :
    • Bersihkan kulit tempat menyuntik dengan kapas alkohol
    • Pegang daerah kulit dan otot yang akan disuntik kemudian tusukkan jarum suntik dalam posisi 90 atau tegak lurus, tindakannya harus tepat dan cepat
    • Setelah jarum sepenuhnya masuk, lepaskan pegangan tangan anda
    • Tarik perlahan pendorong syringe dan lakukan aspirasi untuk memeriksa apakah jarum syringe yang ditusukkan masuk ke pembuluh darah atau tidak. Jika tampak darah, jarum segera dicabut dan daerah bekas tusukan ditekan dengan kapas alkohol. Lalu lakukan injeksi di lokasi lain dengan menggunakan jarum baru.

B. Injeksi Intra Dermal :

  • Adalah memasukkan sejumlah zat/cairan ke lapisan di antara kulit dengan jarum suntik.
  • Cairan yang disuntikkan biasanya dalam jumlah yang sangat kecil 0,1-0,5 cc.
  • Obat yang sering diberikan dengan cara injeksi intradermal adalah kostrikosteroid dan tes mantoux.
  • Prosedur :
    • Bersihkan daerah penyuntikkan dengan kapas alkohol
    • Regangkan daerah kulit yang akan disuntik, lalu tusukkan ujung jarum suntik dalam posisi 10 , posisi lubang jarum mengarah ke permukaan atas.
    • Lalu posisi jarum disejajarkan kulit sampai jarum menembus lapisan antara stratum corneum. Panjang jarum yang masuk tidak perlu seluruhnya ditusukkan tapi disesuaikan dengan kebutuhan.
    • Jika sudah yakin bahwa jarum sudah berada di antara lapisan kulit, larutan dalam syringe boleh diinjeksikan.
    • Jika posisi injeksi sudah benar, maka permukaan kulit akan tampak menggembung, seperti tanda fluktuasi.
    • Setelah semua larutan diinjeksikan, jarum dicabut perlahan-lahan dan kulit daerah bekas tusukan dihapus dengan menggunakan kapas alkohol.

C. Injeksi Subkutan (sc) :

  • Adalah memasukkan sejumlah zat/cairan ke bawah kulit dengan jarum suntik.
  • Cairan yang disuntikkan biasanya dalam jumlah kecil.
  • Lokasi penyuntikan :
    • di paha bawah bagian depan
    • di perut, bagian bawah umbilicus
  • Prosedur :
    • Bersihkan kulit tempat akan dilakukan penyuntikan dengan kapas alkohol
    • Pegang daerah kulit yanga kan disuntik, kemudian tusukkan ujung jarum suntik dalam posisi miring 45
    • Jika jarum sudah masuk semuanya, lepaskan pegangan tangan anda
    • Jika yakin bahwa jarum sudah masuk di ruang subcutaneus, larutan dalam syringe boleh diinjeksikan
    • Setelah larutan semuanya sudah diinjeksikan, jarum dicabut perlahan-lahan dan kulit daerah bekas tusukam ditekan denganmenggunakan kapas alkohol.

D. Injeksi Intra Vena (iv) :

  • Adalah memasukkan sejumlah zat/cairan ke dalam sistem peredaran darah melalui vena dengan jarum suntik.
  • Efek zat akan sangat cepat menyebar ke seluruh bagian tubuh penderita, karena langsung masuk ke pembuluh darah.
  • Risiko injeksi iv :
    • Infeksi : terutama oleh Staphylococcus aureus dan Candida albicans
    • Phlebitis : iritasi vena bukan karena infeksi bakterial
    • Infiltrasi : zat yang disuntikkan masuk ke jaringan sekitar.
    • Embolism : gumpalan darah, massa padat atau udara menyumbat pembuluh darah, terutama pada pemberian central iv. Udara sebanyak 30 ml dapat mengancam sirkulasi darah. Jika sekaligus banyak, maka dapat merusak sirkulasi pulmonal dan mengancam jiwa. Udara yang sangat besar (3-8 ml/kgBB) dapat menghentikan jantung.
  • Injeksi IV ada 2, yaitu : sentral dan perifer. IV perifer dibagi menjadi 2 lagi, yaitu IV kontinu (infus) dan IV intermitten.
  • Lokasi penyuntikan : (penderita boleh duduk atau berbaring)
    • v. mediana cubiti
    • v. basilica
    • v. antebrachial medianus
    • v. cephalica
  • Prosedur penyuntikan :
    • Palpasi daerah lengan atau fossa cubiti untuk menetukan lokasi dan memilih vena.
    • Pasang manset tourniquet sekeliking lengan atas.
    • Bersihkan kulit tempat menyuntik dengan kapas alkohol.
    • Lokasi penyuntikan ditahan dengan ibu jari penyuntik, kemudian mulai tusukkan jarum suntik syringe secara hati-hati.
    • Tusukkan jarum syringe secara miring sambil menyususr vena yang akan ditusuk.
    • Tarik perlahan pendorong syringe dan lakukan aspirasi untuk memeriksa apakah jarum syringe yang kita tusukkan sudah benar masuk ke pembuluh vena atau belum. Jika tampak darah, berarti jarum sudah menembus vena. Jika masih belum tampak darah, susuri sampai berhasil.
    • Jika sudah tampak darah, lepaskan tourniquet lalu injeksikan cairan dalam syringe dengan cara menekan pendorong syringe secara perlahan.
    • Setelah cairan dalam syringe sudah habis, cabut jarum perlahan kemudian kulit bekas tusukan tekan dengan hati-hati dengan kapas alkohol, kemudian boleh ditutup dengan plester.
  • Pemberian IV continue :
    • Dimaksudkan untuk memberikan cairan/zat dalam jumlah cukup banyak dan dalam waktu yang cukup panjang, langsung ke dalam sistem peredaran darah melalui vena.
    • Prinsipnya sama dengan IV intermitten, tapi ada beberapa perbedaan :
      • pasien harus berbaring
      • jarum khusus untuk pemberian infus atau transfusi berupa abbocath.